FASTBREAK – 26 OKTOBER 2020

FastBreak

Malioboro Akan Bebas Kendaraan Selama 2 Pekan

Pemda DIY akan kembali uji coba Malioboro tanpa kendaraan bermotor atau pedestrian pada Senin, 2 November 2020 mendatang. Selain dengan durasi yang lebih lama, yakni dua minggu, pada uji coba ini juga akan dilaksanakan manajemen lalu lintas jalur satu arah di sekitar Malioboro. Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan kebijakan Malioboro pedestrian sudah diwacanakan sejak lama dan sudah dilakukan beberapa kali uji coba. Menurutnya, uji coba harus dilakukan beberapa hari, melewati hari kerja dan akhir pekan. Hal ini bertujuan agar mengetahui kondisi sesungguhnya lalu lintas di sekitar Malioboro, titik mana saja yang padat atau macet. Adapun manajemen lalu lintas di sekitar Malioboro yakni di setiap sirip Malioboro masih boleh dilewati kendaraan bermotor dua arah, namun tidak sampai Malioboro. Kemudian jalur satu arah diterapkan di Jalan Suryotomo dan Mataram ke arah utara, Jalan Abu Bakar Ali dan Pasar Kembang ke arah barat, Jalan Letjen Suprapto ke arah selatan. Sementara pada Jalan Ahmad Yani dan Senopati masih berlaku dua arah.

Protokol di Pasar Beringharjo Diperketat Selama Libur Maulid Nabi

Pasar Beringharjo, Yogyakarta, akan memperketat penerapan protokol kesehatan saat libur panjang akhir Oktober bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho, mengatakan, Selain memastikan alur dan arah berjalan konsumen agar tidak saling berpapasan, pengunjung yang datang ke Pasar Beringharjo Yogyakarta juga akan ditempel stiker saat masuk. Penerapan stiker tidak hanya dilakukan untuk konsumen di Pasar Beringharjo saja tetapi juga untuk konsumen di Pasar Kranggan.

Sebagian Ruas Jalan Prambanan-Piyungan Direhab Tahun Ini

Untuk mendukung pengembangan wisata dan ekonomi di wilayah Timur Sleman, Dinas Pekerjaan Umum, Permukiman dan ESDM DIY mulai merehabilitasi jalan Prambanan-Piyungan. Untuk tahun ini, perbaikan jalan utama dilakukan sepanjang 3 km. Kabid Bina Marga DPUP ESDM DIY Bambang Sugaib mengatakan rehabilitasi jalan Prambanan-Piyungan tersebut tahap ini dilakukan dari Pasar Prambanan hingga sekitar 3km ke sisi Selatan. Selain rehabilitasi jalan Prambanan-Piyungan, tahun depan Pemda DIY juga berupaka melakukan pembebasan lahan untuk jalan baru ruas Prambanan-Tawangalang. Ruas jalan yang rencananya akan dibangun pada 2022-2023 nanti akan menghubungkan Kabupaten Sleman dan Gunungkidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 19 =