FASTBREAK 26 SEPTEMBER 2017

FastBreak

Gunung Kidul belum tetapkan status darurat kekeringan

Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum menetapkan status darurat kekeringan meski kondisi tersebut semakin meluas di 12 kecamatan.

“Banyaknya bantuan air yang ada masih dapat mencukupi untuk menanggulangi kekeringan sehingga tidak diperlukan lagi mekanisme darurat kekeringan,” kata Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi di Gunung Kidul, Senin.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan identifikasi terhadap wilayah yang belum mendapatkan bantuan air bersih.

“Saya perintahkan BPBD untuk mendata kembali dan mendistribusikan air bersih di sana,” katanya.

Immawan mengatakan pemkab akan mengintensifkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan.

“Selain itu banyak droping air bersih dari pihak swasta untuk menjangkau wilayah yang belum tersalurkan bantuan air bersih,” katanya.
Sementara itu Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Gunung Kidul Sutaryono mengatakan hingga kini dampak kekeringan meluas mencapai 12 kecamatan, yakni Kecamatan Rongkop, Paliyan, Panggang, Girisubo, Purwosari, Tepus, Tanjungsari, Nglipar, Patuk, Ponjong, Ngawen dan Gedangsari.

“Ngawen yang biasanya tidak mengajukan dropping, saat ini sudah mengajukan,” katanya.

Ia mengatakan sampai saat ini sudah ada 2.100 tangki air bersih telah disalurkan kepada wilayah terdampak kekeringan.

“Untuk penetapan status darurat kekeringan dirasakan tidak diperlukan, mengingat anggaran darurat kekeringan yang hingga kini masih Rp200 juta,” katanya.

antaranews.com

================================================================

114 Perusahaan Investasi di Jogja Ternyata Bodong

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY meminta masyarakat untuk tidak melakukan investasi pada perusahaan investasi yang tidak jelas legalitasnya dan tidak logis skemanya. Sampai Agustus tahun ini terdapat 114 perusahaan investasi yang tidak memiliki izin alias bodong.

Kepala Kantor OJK DIY, Untung Nugroho enggan menyebut daftar perusahaan investasi bodong tersebut. Namun daftar tersebut sudah dilansir melalui laman ojk.go.id.

“Masyarakat agar melihat di portal itu,” kata Untung, saat dihubungi melalui pesan whatsApp, Sabtu (23/9/2017).

Perusahaan invetasi ilegal tersebut sebagian besar adalah investasi uang dan emas. Untung mengatakan jika perusahaan investasi itu tetap melanjutkan aktifitasnya maka masuk ranah pidana. Ia berharap daftar perusahaan ilegal itu menjadi acuan masyarakat agar waspada.

Sejauh ini pihaknya gencar mensosialisasikan terkait pola investasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Hanya tidak semua lembaga pengumpul dana menjadi pengawasan OJK, karena ada juga yang diawasi Kementrian Perdagangan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditu (Bappepti).

Ia menegaskan OJK hanya mengawasi lembaga jasa keuangan perbankan, industri keuangan non bank dan pasar modal. Sedangkan untuk pengumpul dana kegiatannya dipantau oleh tim Satgas Waspada Investasi (SWI) apakah kegiatan tersebut merupakan investasi bodong atau tidak.

SWI merupakan gabungan dari sejumlah lembaga, di antaranya seperti OJK, kepolisian, Kejaksaan, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementrian Perdagangan, Kementrian Komunikasi dan Informasi.

harianjogja.com

=================================================================

Pemerintah China Akhirnya Blokir Total Whatsapp

China akhirnya benar-benar memblokir Whatsapp. Facebook kini sama sekali tak punya gigi di daratan China, sebab Whatsapp adalah aplikasi terakhir perusahaan asal Amerika Serikat itu disana. Sebelumnya, pemerintah China sejak 2009 sudah memblokir Facebook. Kebijakan ini membuat aplikasi media sosial lokal Weibo menjadi populer. Instagram juga tak diberi tempat oleh pemerintah China.
Belakangan, pemerintah China mulai memblokir sebagian fitur Whatsapp disana. Pengguna kesulitan mengakses foto dan video. Namun kali ini, pemerintah China benar-benar membendung aplikasi tersebut.

Pemerintah China sedang meningkatkan firewall miliknya untuk mendeteksi dan memblokir protokol yang digunakan Whatsapp untuk mengirim teks. Sebelumnya, China juga sudah memperkuat firewallnya dengan kode untuk memblokir foto dan video Whatsapp. Demikian disampaikan Nadim Kobeissi, kriptografer di perusahaan penelitian asal Paris, seperti dikutip dari The New York Times.
Sementara itu, Facebook sendiri sebenarnya membutuhkan China untuk terus menumbuhkan usaha mereka. Sebab, milyaran penduduk China-lah yang belum ditundukkan oleh perusahaan tersebut. Mark Zuckerberg sendiri dikabarkan tengah belajar intensif bahasa Mandarin.

Pemblokiran ini merupakan salah satu upaya China untuk memperketat pengawasan terhadap aplikasi yang beredar di negaranya. Whatsapp menggunakan end-to-end encryption yang membuat pemerintah China tak bisa melihat isi pesan yang dikirimkan antar pengguna.

Tapi aplikasi pesan instan lain seperti Skype dan Apple FaceTime masih diperbolehkan disana lantaran tak memiliki kebijakan kerahasiaan seketat Whatsapp.

cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =