FASTBREAK 26 SEPTEMBER 2018

FastBreak

Pedagang di Kawasan Pantai Drini Segera Direlokasi

Pedagang di kawasan pasiran Pantai Drini siap direlokasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Relokasi dilakukan karena pedagang di Pantai Drini terlalu dekat dengan area pasir pantai dan dapat terkena gelombang tinggi sewaktu-waktu. Hal tersebut diungkapkan oleh Camat Tanjungdari Rahmadian saat dihubungi Tribunjogja, Selasa (25/9/2018).

“Lahan sudah siap besok pagi dinas pekerjaan umum akan melakukan pengukuran terhadap lahan yang akan digunakan,” katanya.

Ia mengatakan lokasi relokasi berada di sebelah timur lahan parkir yang berada di Pantai Drini karena masih banyak lahan kosong disana.

“Kurang lebih pedagang yang direlokasi sekitar 36 pedagang, kami besok mengantarkan PU dan dinas pariwisata untuk mengukur lahan,” terangnya.

Ia mengatakan lahan yang digunakan merupakan lahan milik Sultan, Sultan Ground (SG) tidak ada lahan dari kas desa.

“Usulan pemindahan lapak justru dari Kelompok sadar wisata (pokdarwis) pantai drini, mereka sudah setuju, dinas pariwisata juga setuju, dan sekarang ditindaklanjuti oleh kabupaten sembari menunggu APBD perubahan,” katanya.

“Konsepnya akan seperti di Pantai Baron berbentuk foodcourt, penataan di pantai Baron dilakukan pada tahun depan, jadi meja untuk makan berada di tengah-tengah,” katanya.

Sementara itu sekretaris dinas pariwisata Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono membenarkan rencana relokasi pedagang yang berada di area pasiran Pantai Drini.

tribunjogja.com

============================================================

PSSI Janji Investigasi Kasus Haringga Selesai Lima Hari

PSSI berjanji investigasi kasus pendukung Persija Jakarta Haringga Sirla yang tewas dikeroyok Bobotoh tidak akan berlangsung lama.

Sebelumnya, Haringga meninggal dunia akibat dikeroyok hingga tewas sebelum laga Persib Bandung lawan Persija Jakarta di pelataran parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (23/9).

Meski Haringga tak mengenakan atribut klub asal Kemayoran, Jakarta, pendukung Persib membabi buta dan menyerang pemuda berusia 23 tahun itu hingga tewas.

Dua hari sejak kejadian tersebut, PSSI menggelar konferensi pers di Hotel Borobudur pada Selasa (25/9). Induk olahraga sepak bola Indonesia tersebut mengumumkan investigasi kasus Haringga bakal dilanjutkan dalam rangka mencari fakta. Nantinya, hasil dari investigasi tersebut bakal menjadi bahan pertimbangan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk mengambil keputusan.

“Saya rasa kami butuh cepat, dan ini [investigasi] tidak lebih dari tiga sampai lima hari,” kata Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono kepada para awak media usai konferensi pers.

Dari hasil investigasi itu juga, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi bakal memberikan sebuah rekomendasi mengenai sanksi terhadap klub atau pihak yang dalam jangkauan PSSI terkait dengan kasus tersebut. Joko menjelaskan rekomendasi tersebut akan diberikan kepada Komdis PSSI setelah investigasi lanjutan itu tuntas.

“Kan tidak boleh melakukan rekomendasi yang prematur. Nah itulah yang disampaikan Ketua Umum. Pastikan bahwa PSSI mengambil keputusan dengan cermat, investigasinya itu komprehensif sehingga [keputusan] komdis itu akurat,” katanya.

Tim investigasi, ucap Joko, terdiri dari komite eksekutif PSSI dan melekat kepada seluruh unit-unit yang ada di PSSI seperti komite kompetisi, legal, dan keamanan.

“Ini fungsional terhadap struktur yang ada di PSSI. Tidak ada perwakikan profesional pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Joko menerangkan PSSI juga mengabarkan AFC dan FIFA mengenai kondisi yang terjadi di Indonesia. FIFA, lanjut dia, juga ingin PSSI mengabarkan perkembangannya dan melakukan aksi yang serius terhadap hal ini.

“Oleh karenanya, penghentian ini juga tak lepas dari koordinasi kami dengan FIFA dan AFC,” ujar Joko.

cnnindonesia.com

===========================================================

Raja Salman Resmikan Kereta Cepat, Hubungkan Mekah-Madinah

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi akan meresmikan jalur kereta api berkecepatan tinggi Haramain yang menghubungkan Mekah, Madinah, juga Jeddah dan distrik finansial King Abdullah, Selasa (25/9).

Proyek ini merupakan bagian dari upaya Kerajaan Saudi Arabia untuk melayani para peziarah muslim yang melakukan ibadah haji ataupun umrah ke Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, seperti diberitakan Gulf News.

Kereta cepat ini juga disebut akan mempersingkat waktu tempuh antara Mekah dan Madinah. Sebelumnya perjalanan antara dua kota ini membutuhkan waktu dua jam, dengan adanya kereta ini perjalanan dua kota itu cukup setengah jam saja.

Menteri Perhubungan Arab Saudi, Dr. Nabil bin Mohamed Al-Amoudi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Raja Salman atas dukungannya. Peresmian ini sebagai bentuk perpanjangan pembiayaan dan dukungan yang tidak terbatas untuk semua proyek nasional.

“Kepedulian yang dermawan ini merupakan perhatian dari ‘Penjaga Dua Masjid Suci’ yang memperhatikan proyek transportasi di tanah air kita tercinta,” kata dia, seperti dilaporkan Al-Arabiya.

“Ini juga menunjukkan secara langsung dari upaya kerajaan dalam berperan aktif secara Islami untuk melayani dua masjid suci dan peziarah mereka sebagai prioritas dan untuk melayani setiap warga negara Saudi,” tambahnya.

Kepala Otoritas Transportasi Umum (PTA) Saudi, Rumaih bin Mohammed Al Rumaih mengatakan bahwa proyek ini adalah kereta listrik berkecepatan tinggi pertama di wilayah itu dengan panjang 450 km.

Lihat juga: Kesaksian Warga Bekasi soal Pengukuran Tanah TKA China
Kereta ini menghubungkan lima stasiun di Mekkah, Jeddah, Bandar Udara Internasional Abdul Aziz, King Abdullah Economic City di Rabigh, Madinah, dengan kecepatan kereta 300 km per jam.

Dirinya mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek ini terbagi dalam 3 tahap. Tahap pertama adalah melakukan pekerjaan sipil dimana 138 jembatan dibangun dan membersihkan 150 meter kubik pasir dan batu untuk membuka jalan.

“Tahap kedua adalah pembangunan empat stasiun di Mekkah, Jeddah, King Abdullah Economic City, dan Madinah. Pembangunan ini melalui perusahaan lokal dan internasional. Proyek ini sangat tertarik untuk merancang stasiun dengan gaya arsitektur yang unik dan terinspirasi dengan gaya Islam,” kata dia.

“Tahap ketiga adalah pembangunan kereta api, serangan pasokan sistem sinyal, kontrol, dan pemeliharaan selama 12 tahun melalui aliansi Spanyol yang memfokuskan diri dalam proyek kereta ini,” kata dia menambahkan.

Rumaih juga menunjukkan penyediaan listrik untuk operasi proyek enam stasiun tenaga listrik yang dibuat di sepanjang jalur. Proyek ini juga menyediakan tenaga listrik yang diperlukan untuk mengoperasikan kereta api pada kecepatan tinggi.

Dirinya juga menambahkan bahwa kapasitas kereta dari Mekkah dan Madinah dapat menampung 60 juta orang per tahun. Kereta api dilengkapi dengan 35 armada dan kapasitas setiap gerbong kereta adalah 417 kursi yang dilengkapi dengan fasilitas dan teknik terbaru yang memfasilitasi perjalanan para penumpang.

Upacara peresmian ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat lokal dan internasional, berbagai tokoh Islam, investor senior dan perwakilan dari operator proyek kereta Al Haramain.

cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + fifteen =