FastBreak 28 April 2014 jam 17.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

Gunungkidul Juara 3 Porwada DIY 2014

Kontingen Kabupaten Gunungkidul mampu meraih juara 3 dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) DIY 2014. Total perolehan medali yakni 4 emas, 6 perak dan 1 perunggu. “Alhamdulilah meskipun juara 3, seluruh kontingen mampu berpartisipasi hampir di seluruh cabang Porwada. Ke depan, akan lebih ditingkatkan,” kata Bambang Purwanto Ketua Kontingen Kabupaten Gunungkidul, Senin (28/04/2014).

Dikatakan, pada Porwada pertama, Gunungkidul hanya memperoleh 1 perunggu di cabang atletik, namun Porwada kedua 2014, kini sudah lebih solid dan matang. Gunungkidul tak bisa dianggap remeh lagi, karena cukup banyak atlet yang berbakat baik dalam cabang sepakbola, futsal, catur, tenis meja, atletik, voli maupun yang lainnya. “Pembinaan atlet yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pojka Gunungkidul akan terus ditingkatkan, sehingga pada ajang Porwada selanjutnya akan lebih maksimal,”jelasnya.

Ketua Kontingen Porwada DIY Janu Riyanto mengapresiasi Kontingen Gunungkidul yang pada Porwada II mampu meningkatkan prestasi. Perolehan medali baik emas, perak dan perunggu, kini sudah merata di 4 kabupaten dan Kota. Karenanya peserta porwada DIY nantinya akan melebur menjadi satu guna menghadapi Porwanas di Jawa Barat. (Ded)

krjogja.com

===============================================================

Dinas Perhubungan Hanya Berwenang Mengawasi

Terkait pelanggaran rambu parkir, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta mengaku tak bisa menindak pelanggaran. Sebab Dinas Perhubungan hanya berwenang melakukan pengawasan dan pembinaan, sedangkan untuk penertiban menjadi ranah Dinas Ketertiban.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Bimbingan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Sugeng Sanyoto.

Menurut Sugeng, pihaknya akan melakukan pengecekan jika ada laporan terkait masalah parkir. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan terlebih dahulu apakah parkir tersebut memiliki izin atau tidak.

“Untuk parkir yang berada di rambu dilarang parkir itu jelas menyalahi aturan,” kata Sugeng, Minggu (27/4/2014).

Terkait penegakan aturan, Sugeng menjelaskan kewenangan ada di Dinas Ketertiban sebab pelanggaran tersebut berkaitan dengan penegakan peraturan daerah yang notabene merupakan ranah dari Dinas Ketertiban.

Lebih lanjut, untuk mengatasi pelanggaran parkir, pihaknya mengaku melakukan pengawasan dan penindakan oleh gugus tugas dengan operasi gabungan. Gugus tugas tersebut merupakan gabungan dari beberapa instansi lain seperti dari Dinas Ketertiban, Kepolisian dan juga Denpom.

“Operasi tersebut akan dilakukan di triwulan kedua. Untuk yang terakhir tim gabungan melakukan penertiban di Jalan Suryotomo karena memang di sepanjang jalan tersebut dilarang untuk parkir,” kata Sugeng.

Ketika ditanya mengenai pelanggaran parkir di sekitaran Sagan yang memicu kemacetan, Sugeng mengaku belum mengetahui hal tersebut. Sugeng berjanji pihaknya akan melakukan patroli ke tempat tersebut untuk memastikan pelanggaran parkir lebih lanjut.

tribunnews.com

===============================================================

Pencarian Pesawat MH370 Masuki “Fase Baru”

Pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang telah memasuki “fase baru”, demikian diumumkan Australia, setelah pencarian bawah laut yang sudah dilakukan tak membuahkan hasil.

Perdana Menteri Tony Abbott, dalam konferensi pers di Canberra mengatakan, pencarian kini akan fokus dikembangkan pada area dasar laut “yang lebih luas”.

“Kini sudah 52 hari sejak Malaysia Airlines penerbangan MH370 hilang dan saya di sini untuk mengatakan kepada Anda bahwa pencarian akan memasuki fase baru,” katanya.

Pencarian di dasar laut ini menjadi fokus karena tim pencari beranggapan bahwa “sangat tidak mungkin” mereka dapat menemukan puing-puing di permukaan laut.

Abbot mengatakan, kebanyakan puing-puing kemungkinan akan tenggelam karena telah menyerap air.

Sejauh ini, kapal selam robot yang disebut Bluefin-21 telah menjelajahi dasar laut di lokasi sinyal akustik terdengar pada tanggal 8 April. Sinyal tersebut diyakini berasal dari kotak hitam pesawat.

Sejumlah negara masih berpartisipasi dalam pencarian laut untuk menguak misteri hilangnya pesawat yang memuat 239 orang ini, tetapi tidak ada petunjuk pasti yang bisa membuktikan pesawat telah terdeteksi.

Pesawat MH370 menghilang dari radar di atas Laut China Selatan pada 8 Maret lalu dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing. Berdasarkan informasi satelit, pesawat dipercaya telah berbelok dan mengakhiri perjalanannya di Samudra Hindia, sebelah barat daya Perth, Australia.

Penyidik belum mengetahui alasan pesawat berbelok arah, dan menemukan kotak hitam dipercaya menjadi kunci untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen + 13 =