FastBreak 30 Agustus 2013 jam 14.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja : FastBreak

Anggota Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Bripka Farid Fudin, mendapatkan penghargaan dari Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Puji Hartanto atas tindakan menilang pengemudi mobil Ferrari kuning bernomor polisi B 430 SCD karena masuk busway di kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Kepala Subdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono mengatakan, pemberian penghargaan dilakukan langsung di Markas Korps Lalu Lintas Polri di Tebet, Jakarta Selatan.

“Ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap anggota. Namun, isinya saya juga tidak tahu,” kata Hindarsono, Kamis (29/8).

Dalam acara pemberian penghargaan tersebut, kata Hindarsono, Inspektur Jenderal Puji menekankan kepada semua anggotanya untuk berani menindak siapa pun yang melakukan pelanggaran, bahkan pengendara mobil mewah sekalipun.

“Semua akan kita tindak jika memang melanggar, baik itu kendaraan biasa maupun kendaraan mewah. Buktinya mobil Ferrari,” tegas Hindarsono.

Hindarsono menjelaskan, pengemudi Ferrari, yaitu JKN (43), mengaku menerobos busway karena terburu-buru. Menurut Hindarsono, alasan itu tak masuk kategori yang bisa ditoleransi.

“Kami menoleransi pengendara yang memang sedang mengantar orang sakit, mau melahirkan, dan sebagainya,” ucapnya.
________________________________________________________

Menjelang pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) bulan Oktober 2013 di Bali, bus listrik asal Depok dalam waktu dekat ini akan diperkenalkan.

Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi menuturkan pihaknya yakin bus yang akan menjadi kendaraan operasional selama APEC itu akan selesai sebelum APEC dimulai.

“Sabar 2 minggu lagi akan kami undang untuk meresmikan bus listrik,” kata Dasep di sela-sela workshop mobil listrik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Dasep mengakui saat ini persiapan bus listrik tengah memasuki tahap finishing kelaikan jalan.

“Masih dalam tahap pengujian dan persiapan, dan sekarang sedang diuji kelaikan jalan, seperti rem, lampu, powersteering, dan lain-lain. Jadi sabar saja dahulu nanti akan kami undang. Tapi kami sudah mendapatkan izin nomor induk kendaraan,” ucapnya.

Seperti yang telah diungkap detikOto, bus listrik nantinya akan memiliki 17 seat, sedangkan untuk mobil Executive masih in progress.

Dasep mengklaim bus listrik akan memiliki tenaga yang besar dengan baterai 60 kWH. Jengan jarak tempuh bus mencapai sekitar 200 km dengan kecepatan maksimal 120 km/jam.

Sedangkan untuk mobil Executive listrik akan memiliki baterai 60kWH, yang memiliki jarak tempuh sekitar 250km dengan kecepatan maksimum mencapai 160 km/jam.

Sayang hingga saat ini belum diketahui secara pasti bagaimana wujud dari bus dan mobil listrik karya salah satu putra petir Indonesia ini.
______________________________________________________

Konvensi calon presiden Partai Demokrat tak berjalan mulus. Sejumlah tokoh yang jadi ‘bintang’ menyatakan menolak ikut konvensi.

Batalnya empat tokoh yakni Jusuf Kalla, Mahfud MD, Rusdi Kirana dan Rustriningsih diyakini tak berpengaruh terhadap konvensi. “Kami tetap berharap konvensi akan menghasilkan yang terbaik,” kata Wakil Ketum Demokrat, Max Sopacua, Kamis (29/8).

Menurut Max, setiap tokoh yang diundang berhak untuk menyatakan tidak ikut serta dalam penjaringan capres untuk Pipres 2014. “Mereka punya alasan sendiri, karena menjadi capres juga memerlukan dukungan yang kuat dari banyak pihak, apalagi mungkin dari partai yang tidak merestui,” imbuhnya.

Empat tokoh yang menolak ikut memang punya alasan beragam mulai dari ketidakcocokan dengan syarat yang diajukan Demokrat. Ada juga yang memilih tetap fokus pada karir yang ditekuninya.

“Bagaimanapun juga yang terbaik itu pilihan masyarakat lewat lembaga survei. Survei akan menunjukkan siapa yang memiliki potensi yang besar,” ujar Max.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − 14 =