FastBreak 8 Agustus 2014 jam 17.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja: FastBreak

Yahoo dan Google Bersatu Bikin E-mail Antisadap

yahoo

Perusahaan teknologi Yahoo dilaporkan akan bekerjasama dengan Google untuk menciptakan sistem layanan email antisadap pada tahun 2015 yang menyulitkan pemerintah atau peretas membaca pesan pengguna.

Menurut laporan The Wall Street Journal, Kamis (7/8/2014), langkah itu diambil perusahaan teknologi untuk memperkuat pertahanan mereka terhadap aktivitas penyadapan, terutama setelah Edward Snowden membocorkan program penyadapan yang dilakukan badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA).

Ketika dikonfirmasi oleh Reuters, Yahoo tak segera memberi tanggapan.

Menurut laporan yang dibocorkan Snowden, NSA menyadap perusahaan internet dengan cara amat halus tanpa membobol sistem keamanan pusat data. Diduga, program mata-mata atau penyadapan NSA menyusup lewat infrastruktur utama (backbone), termasuk kabel serat optik yang menghubungkan internet di seluruh dunia.

Perusahaan teknologi melakukan enkripsi lalu lintas internet ke pusat data (data center) mereka agar tak bisa disusupi.

Yahoo telah mengubah proses email terenkripsi untuk pengguna saat ini. Begitu juga dengan Google yang berkomitmen membuat layanan mereka lebih aman.

kompas.com

================================================================================

Jembatan Comal kembali Ambles dan Retak

Jembatan Comal di wilayah pantura Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali ambles sedalam 15 sentimeter. Bagian pondasi jembatan retak. Pihak kepolisian menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk kembali ditutupnya jembatan sepanjang 120 meter tersebut sebelum Lebaran lalu.

Pemantauan Media Indonesia, Jumat (8/8/2014), kendaraan baik dari arah barat (Jakarta) maupun timur (Semarang) masih memadati jalur pantura. Tidak terjadi kemacetan panjang seperti saat arus mudik dan balik Idul Fitri pekan lalu. Namun, kendaraan harus berjalan merambat memasuki jembatan Comal, Kabupaten Pemalang.

Jembatan Comal kini kembali ambles sedalam 15 sentimeter dan mengalami keretakan pada bagian pondasi memanjang ke bawah selebar 5 sentimeter. Jembatan masih bisa dilintasi kendaraan dengan tonase di bawah 10 ton. Jembatan kembali ambles dan retak diduga karena banyak dilintasi kendaraan barang yang tonasenya lebih dari 20 ton yang nekat menerobos setelah jembatan setelah dibuka kembali H-4 Lebaran lalu.

“Kendaraan harus berjalan pelan dan merambat setiap melintasi jembatan, akibat penurunan tersebut terjadi peninggian yang berbeda,” kata Hartono, 43, pengendara yang melintas.

Hal senada diungkapkan Risqi, 40, warga Bekasi. Menurut dia, meskipun tidak terlihat kemacetan panjang, akibat kendaran berjalan merambat saat memasuki jembatan Comal, pada jam tertentu terjadi antrean hingga satu kilometer.

Pejabat Pemegang Komitem Bina Marga, Ya’fur, membenarkan Jembatan Comal kembali ambles dan retak. Menurut dia, itu terjadi akibat kendaraan angkutan berat dengan tonase di atas 20 ton melintas di atas Jembatan Comal dalam beberapa hari terakhir. Struktur jembatan mables karena oprit turun 10 sentimeter.

Selain membuat ketinggian berbeda pada sisi jembatan yang ambles, kata Ya’fur, sandaran sebelah utara jembatan juga bergetar ketika kendaraan besar melintas. Perbaikan jembatan secara permanen sudah dimulai di sisi selatan, yang kini sudah pada tahap pengisian palung. Juga pengerjaan saluran bawah permukaan tanah karena air bawah tanah berpengaruh ke struktur jembatan.

“Alat kran untuk memasang tiang pancang juga sudah siap,” tambah jelas Ya’fur.

Untuk mengantisipasi kemacetan akibat perbaikan permanen jembatan sisi selatan dan jembatan ambles lagi jembatan sisi utara, Polres Pekalongan menyiapkan jalur alternatif. Kepala Satuan Lalulintas Polres Pekalongan Ajun Komisaris Pranata mengatakan, pihaknya juga memasang rambu dan mengerahkan personel untuk berjaga 24 jam.

Secara terpisah Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Pemalang Iptu Nurdinowo mengatakan rekayasa lalin dilakukan dengan menyesuaikan keadaan yang ada yakni Jika frekuensi kendaraan yang lewat berkurang dilakukan pembukaan Jembatan Comal untuk dua arah dan jika padat dilakukan sitem buka tutup.

Selain dilakukan rekayasa lalulintas di sekitar jembatan, kata Kepala Unit Dikyasa Satlantas Polres Pemalang Iptu Nurdinowo, kepolisian juga meminta bantuan Dishubkominfo Pemalang menyediakan alat ukur timbangan. Karena alat belum terpenuhi, maka dilakukan pengecekan buku uji kelayakan kendaraan dan surat barang sebelum melintas Jembatan Comal.

metrotvnews.com

================================================================================

150 Tim Akan Ikuti Kontes Roket Taman Pintar

Taman Pintar Yogyakarta akan kembali menggelar Kontes Roket Air tingkat SMP, SMA dan SMK sederajat se DIY dan Jawa Tengah, Sabtu (9/8/2014). Penyelenggaraan yang ke enam kalinya tersebut akan berlangsung di Stadion Kridosono dan akan dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

“Kontes akan diikuti oleh 150 tim dimana setiap tim terdiri dari satu guru dan satu murid,” kata Ketua Kantor Pengelola Taman Pintar Yogyakarta, Yunianto Dwisutono, Jumat (8/8/2014).

Menurut Yunianto, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan teknologi kedirgantaraan khususnya roket kepada generasi muda. Adapun rangkaian kegiatan tersebut telah diawali dengan workshop dan pelatihan yang digelar pada Juli lalu. Dengan diikuti 140 guru dan murid acara tersebut dilakukan sekaligus untuk mensosialisasikan regulasi lomba.

Roket air merupakan roket yang dibuat dari botol plastik yang diluncurkan dengan piranti launcher yang dapat menempuh jarak hingga puluhan meter. Yunianto menjelaskan bahwa dalam kontes ini piranti launcher memiliki peran yang penting dalam mendorong roket bisa mencapai sasaran yang telah ditentukan.

Sementara itu, nantinya akan ada 10 tim terbaik yang akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti Kontes Roket Air Tingkat Nasional. “Dalam penyelenggaraan kali ini cukup menarik karena sebanyak 10 tim yang menjadi terbaik dari kategori tembak sasaran junior akan diikutsertakan dalam kontes roket air tingkat nasional yang akan diselenggarakan oleh PP Iptek,” jelasnya.

Sementara itu, para pemenang kontes akan mendapatkan penghargaan berupa piala tetap Wali Kota Yogyakarta dan akan mendapatkan sertifikat dari Dirjen Pendidikan Dasar, Kementrian Pendidikan. Diharapkan dengan digelarnya kontes tersebut akan menumbuhkan iklim kompetitif serta meningkatkan kreativitas serta inovasi teknologi di kalangan pelajar sekolah menengah di DIY dan Jateng.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 18 =