FastBreak 9 April 2015 jam 10.00

FastBreak

Unisi Radio Jogja: FastBreak

Izin Kelembagaan PSSI Terancam Dicabut

pssi (2)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terancam terkena pencabutan izin olahraga atau kelembagaan jika tidak menjalankan teguran tertulis yang dilayangkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Menpora mengirimkan surat teguran tertulis kepada PSSI pada Rabu (8/4/2015) di Jakarta karena telah melanggar keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia No. SB.012/BOPI/KU/IV/2015. PSSI, dalam surat tersebut, dianggap mendorong Arema Cronus dan Persebaya Surabaya yang tidak memperoleh rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) untuk tetap melakukan pertandingan pada 4 dan 5 April 2015.

Dalam surat teguran tersebut, Kemenpora meminta PSSI untuk memerintahkan klub Arema dengan PT Arema Cronus dan klub Persebaya Surabaya dengan PT Mitra Muda Inti Berlian untuk segera melaksanakan keputusan Ketua Umum BOPI terkait syarat legalitas klub dalam waktu tujuh hari sejak teguran tertulis. Apabila PSSI tidak melaksanakan perintah teguran tertulis tersebut, maka Menpora akan memberikan sanksi yang lebih berat.

“Atas penjatuhan sanksi administratif ini, sebagai dasar tindakan hukum yang akan diambil oleh pemerintah melalui: Menteri Pemuda dan Olahraga dalam memberikan sanksi administratif lebih berat berupa pencabutan izin organisasi dan/atau kelembagaan serta kegiatan keolahragaan PSSI tidak diakui apabila nyata-nyata secara sah dan terbukti PSSI tidak melaksanakan teguran ini,” demikian seperti dikutip dalam surat Kemenpora.

Pada hari Rabu ini, Kemenpora menjatuhkan sanksi berupa teguran tertulis yang dikirimkan melalui surat ke kantor PSSI. Kemenpora mendasarkan kewenangannya dalam ketentuan Pasal 13 ayat 1 dan Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dan Penyelenggaraan Keolahragaan.

Dalam pasal tersebut tertulis bahwa pemerintah memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan kegiatan keolahragaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Kemenpora juga memberikan tenggat waktu selama dua hari untuk Arema dan Persebaya agar menyerahkan dokumen rekonsiliasi di antara dua pihak yang saling mengakui kepemilikan klub dengan dibubuhkan meterai.

Apabila dalam dua hari kedua klub itu tidak menyerahkan dokumen rekonsiliasi tersebut, Kemenpora akan menyerahkan kewenangannya kepada Polri untuk menindak sesuai hukum yang berlaku.

kompas.com

======================================

Menlu: 771 WNI Dievakuasi dari Yaman

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyampaikan bahwa sejauh ini jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang telah berhasil dievakuasi dari Yaman dan dipulangkan ke Tanah Air mencapai 771 orang.

“Terkait perkembangan evakuasi WNI dari Yaman, sampai 8 April ini jumlah yang sudah dievakuasi adalah 771 orang. Jadi, ada tambahan 71 orang dari sebelumnya 700 WNI yang sudah dievakuasi,” kata Menlu Retno dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Menurut Retno, 771 WNI itu berhasil dipulangkan ke Indonesia dalam beberapa tahap evakuasi.

Pada Desember 2014, Pemerintah mengevakusi dan memulangkan 332 WNI. Kemudian, upaya evakuasi pada Februari hingga Maret 2015 berhasil memulangkan 148 WNI.

Lalu pada 5 April sebanyak 110 WNI tiba di Indonesia, dan pada 6 April 110 WNI lainnya berhasil dipulangkan dari Yaman.

Selanjutnya, pada hari ini (Rabu, 8/4) sebanyak 71 WNI kembali berhasil dievakuasi dari Yaman dan dipulangkan ke Tanah Air.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyebutkan bahwa ketujuh puluh satu WNI tersebut dipulangkan dari Yaman dalam dua kloter.

Menurut dia, pada kloter pertama sebanyak 11 WNI, yang telah dievakuasi dari wilayah Aden dan dikeluarkan melalui Djibouti, sedang dalam perjalanan pulang ke Indonesia menggunakan pesawat dengan nomor penerbangan QR 954 dan akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 22.05 WIB.

“Sementara, pada kloter kedua sebanyak 60 WNI sisanya yang keluar via (melalui) Jiza minggu lalu akan kembali pulang ke Indonesia via Salalah,” ungkap Arrmanatha.

Sebanyak 60 WNI itu pulang ke Indonesia menggunakan pesawat Emirat dengan nomor penerbangan EK 358 dan akan tiba di Tanah Air pada pukul 22.30 WIB.

Selanjutnya, Arrmanatha menyebutkan masih ada satu rombongan yang terdiri dari 47 orang yang berusaha keluar dari Yaman melalui Tareem menuju Salalah. Rombongan itu terdiri dari 43 WNI, dua warga Inggris, dan dua warga Amerika Serikat.

Selain itu, kata dia, saat ini sudah terdaftar sekitar 300 WNI di Tareem yang bersedia untuk dievakuasi keluar dari Yaman.

“Kemudian, saat ini juga ada sekitar 200 WNI yang bersedia untuk di evakuasi dari Al Mukalla,” ujar Jubir Kemlu itu.

Sebelumnya, Tim Percepatan Evakuasi WNI berhasil masuk ke kota Tareem melalui perbatasan Yaman-Oman. Tim evakuasi itu telah berkoordinasi dengan WNI yang ada di Tareem, Al Mukalla dan kota lainnya di daerah Hadhramaut untuk mempersiapkan proses evakuasi.

Tim Relawan Percepatan Evakuasi yang di pimpin oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) di Hadhramaut pun telah dibentuk.

Tim terpadu evakuasi WNI itu juga telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk para tokoh ulama, pimpinan universitas dan pesantren, guna membantu meyakinkan WNI yang ada di daerah Hadhramaut agar bersedia dievakuasi.

Tim evakuasi yang dikirim Pemerintah Indonesia terdiri dari 43 personil, meliputi 14 orang Kementerian Luar Negeri, 21 orang TNI AU, tujuh orang Polri, dan tiga orang dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Tim tersebut terus mencari cara untuk dapat mengevakuasi seluruh WNI di Yaman secara cepat, aman dan efisien.

Operasi evakuasi WNI di Yaman itu juga melibatkan lima Perwakilan RI yaitu KBRI Sanaa, KBRI Riyadh, KBRI Muscat, KBRI Addis Ababa dan KJRI Jeddah.

kompas.com

=====================================

Siap-Siap, Tiket KA Lebaran Sudah Mulai Dijual

Bagi Anda yang berniat mudik ke kampung halaman menggunakan kereta api (KA) pada Lebaran nanti, sebaiknya Anda memersiapkan diri. Penjualan tiket mudik lebaran dengan kereta api sudah mulai dibuka Rabu (8/4/2015) pukul 00.00.

Seperti biasanya penjualan tiket mudik lebaran dilaksanakan melalui channel penjualan tiket internal, eksternal, internet dan mobile online (aplikasi smartphone).

Corporate Communication PT KAI Daop V Purwokerto, Surono mengatakan, tiket mudik Lebaran yang dibuka penjualannya pada 8 April tersebut adalah untuk keberangkatan H-10 lebaran atau 7 Juli 2015.

“Selanjutnya tiket mudik keberangkatan H-9 atau 8 Juli akan dijual mulai 9 April 2015 dan seterusnya hingga tiket mudik keberangkatan hari H lebaran (17/7/2015) yang akan dibuka penjualannya pada 18 April 2015,” jelas dia dalam keterangannya, Rabu (8/4/2015).

Tiket Arus Balik

Surono melanjutkan, penjualan tiket arus balik Lebaran akan mulai dibuka pada 20 April 2015 untuk keberangkatan H+1 lebaran (19/7/2015). Selanjutnya berturut- turut untuk keberangkatan H+2 lebaran (20/7/2015) akan dibuka tanggal 21 April 2015 dan seterusnya.

Pemesanan tiket mudik ini akan dibuka mulai pukul 00.00 setiap harinya melalui channel eksternal (agen tiket, minimarket, jaringan Payment Point), internet serta aplikasi pembelian tiket melalui smartphone (BB dan android).

“Sedangkan pemesanan tiket melalui loket stasiun akan dilayani mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 19.00 setiap harinya. Kami sangat menganjurkan masyarakat melakukan pemesanan tiket mudik melalui channel eksternal, Contact Center 121, internet atau aplikasi ticketing smartphone. Karena jika melakukan pemesanan lewat loket stasiun yang baru dibuka pukul 07.00 dimungkinkan tidak akan kebagian,” ungkap Surono.

Untuk pemesanan tiket melalui internet dapat diakses melalui http://tiket.kereta-api.co.id, www.tiket.com, www.tiketkai.com serta www.padiciti.com. Sedangkan pemesanan melalui aplikasi smartphone bisa dilakukan lewat KAI Access dan Padiciti untuk BlackBerry dan IOS, serta KAI Access, Padiciti, naik kereta dan tiket kereta api untuk android.

“Pemesanan tiket melalui Contact Center 121 dapat dilakukan melalui nomor panggilan 121 jika menggunakan telepon rumah atau nomor 021-121 jika menggunakan HP,” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan pelayanan pemesanan tiket melalui Contact Center 121, saat ini PT KAI telah menyiapkan 188 line yang terdiri dari 180 line digital dan 8 line analog. Sedangkan penjualan tiket KA melalui minimarket (Alfamart, Indomaret, Alfamidi dll) saat ini telah mecapai 10.000 outlet.

tribunjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seven + 16 =