Polda DIY Gelar #GerakanJanurKuning

Jogja Dab!

Menjelang lebaran, Kepolisian Republik Indonesia akan mengadakan operasi Ramadniya 2017 yang diadakan di seluruh wilayah di Indonesia. Operasi dalam rangka pengamanan kegiatan Idul Fitri 1438 Hijriah tersebut dilaksanakan selama 16 hari, dari 19 Juni sampai dengan 4 Juli 2017.

Khusu di wilayah DIY, Ditlantas Polda DIY menciptakan sebuah trobosan keselamatan yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan selama mudik dan arus balik serta mensosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara. Dalam trobosan ini, Ditlantas Polda DIY menggunakan janur kuning sebagai simbol pergerakan. Sasarannya adalah kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukannya, muatan berlebih, tidak layak jalan, surat serta kelengkapan kendaraan.

Teknisnya bagi pengendara yang melanggar atau target gerakan janur kuning yang ditindak dipasangi janur di bagian depan dan belakang kendaraan. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran bagi pengendara tersebut, pengendara lain dan petugas melakukan pengawasan untuk mencegah kecelakaan. Pengendara yang dipasangi janur kuning secara otomatis menjadi pusat perhatian bagi pengguna jalan lain bahwa kendaraan tersebut berpotensi atau tidak aman sehingga perlunya pengendara lain membuat jarak atau menghindar melaju di dekatnya. Bagi yang sengaja melepas tanda janurnya maka konsekuensinya akan diperiksa disetiap pos yang dilalui dan itu sebenarnya merugikan diri sendiri jika dilepas.

[sumber teks: jogja.co | foto: ig @jogjainfo]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × two =